Kolesterol & Gaya Hidup Sehat

•Maret 6, 2008 • 2 Komentar

Selama ini banyak orang beranggapan, ancaman penyakit karena kolesterol tinggi hanya berlaku buat mereka yang lanjut usia atau berat badannya berlebihan. Faktanya, kini makin banyak orang yang berada dalam usia produktif  (mulai usia 20-an) juga terkena kolesterol tinggi. bahkan, yang bertubuh ideal pun bisa mengalami gangguan pembuluh darah dan seragan jantung, akibat berlebihnya kadar kolesterol dalam tubuh

Kolesterol adalah komponen asam lemak dalam darah yang sesungguhnya diperlukan tubuh untuk membentuk hormon, sel dan merawat sel – sel saraf. Tetapi dalam jumlah berlebih kolesterol menjadi ancaman serius bagi tubuh, bahkan bisa menimbulkan kematian. penyakit yang disebabkan kolesterol antara lain : atersoklerosis (penyempitan pembuluh darah), jantung koroner, stroke, tekanan darah tinggi dan hiperkolesterolemia.

Kolesterol yang tinggi tidak terlihat dan seringkali tidak bergejala. Karena itu penting bagi kita untuk secara rutin melakukan check up (periksa darah) setiap 6 bulan dan menjalani pola hidup sehat dengan diet rendah lemak, berhenti merokok, menjaga berat badan dan rutin berolahraga.

Ada 3 macam lemak di dalam makanan yang perlu kita ketahui ,

  1. Saturated : lemak ini harus dihindari , terdapat pada kuning telur, jerohan dan otak sapi
  2. Monounsaturated : lemak ini dapat dikonsumsi dalam jumlah terbatas terdapat pada udang dan kepiting
  3. Poliunsaturated : ini jenis lemak yang sebaiknya banyak dikonsumsi karena dapat meningkatkan HDL kolesterol (kolesterol baik) dan menurunkan LDL (kolesterol jahat) terdapat pada ikan laut seperti salmon, tuna dan tenggiri yang mengandung Omega 3
Iklan

Mamfaat Teh Hijau

•Maret 6, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Teh hijau tidak hanya mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, namun juga memiliki kandungan lain yang besar mampaatnya bagi tubuh.

Kadar anti oksidan pada teh hijau sangat tinggi bila dibandingkan dengan vitamin – vitamin lain ; 40-100 kali lebih potensial. Tetapi bukan karena anti oksidan yang tinggi maka bisa mengobati kanker. Anti oksidan hanya berfungsi untuk mencegah terjadinya penyakit degeneratif termasuk kanker, jantung, stroke dan lainnya. Kandungan EGCG dalam teh hijau berfungsi untuk menghambat kerja ensim DHFR, ensim ini bila berlebihan akan menyebabkan replikasi DNA dan pertumbuhan sel menjadi tidak terkontorl sehingga akan menimbulkan kanker. untuk mendapatkan potensi EGCG mengikat enzim tersebut, dibutuhkan dosis yang tinggi dari green tea, tergantung dari tingkat keparahan dari penyakitnya. semakin ganas dan parah kankernya maka dosis EGCG harus lebih tinggi, bisa sampai 10-20 kali lebih tinggi dari dosis maintenance